Perkenalkan, Ini Serda Dasep Penembak Jitu yang 2 Kali BikinBangga Indonesia - Sukabumi, Dua kali ikut serta dan menyumbangkan medali di
ajang Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) Sersan Dua (Serda) Dasep
Iman Suherman menorehkan kebanggaan untuk Indonesia.

Betapa tidak, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Angkatan Darat (AD) Yonif 300/Raider Banjar Kedaton, Kodam/III Siliwangi Ini
sukses mempertahankan Indonesia untuk selalu bertengger di posisi pertama di
ajang tahunan lomba menembak internasional itu.
Serda Dasep dengan teman-temannya sukses mengungguli negara
lain mengakibatkan Indonesia berada jauh di atas 20 negara pesaing layaknya
Malaysia, Inggris, Amerika bahkan Australia sendiri sebagai tuan rumah.
Ditemui detikcom selagi memimpin latihan menembak dengan
bagian Yonif 310 Kidang Kancana (KK), Sukabumi, Selasa (4/10/2016) Serda Dasep
mengaku dirinya hanya tidak benar satu bagian tim dari 19 prajurit Kontingen
TNI AD yang ikut serta di dalam AASAM.

"Tahun 2015 lalu, Alhamdulillah mencapai medali 4
perak, 1 perunggu tetapi untuk nomer beregu 6 emas ,1 perak. Tahun 2016 ini
untuk perorangan menyumbang 1 perak dan 2 perunggu sedang beregu menyumbangkan
7 emas, 1 Perak dan 2 Perunggu. Total medali yang diraih 7 emas, 2 perak dan 4
perunggu,"
Pria kelahiran 12 februari 1983 lantas di Sukabumi itu
mengaku bangga dapat mewakili negaranya di ajang internasional, sekaligus
terhubung mata negara lain terkecuali senjata buatan indonesia lebih hebat dari
buatan luar negeri .
"Kita dapat buktikan terkecuali merah putih tidak kalah
dengan tentara luar bahkan senjata yang digunakan asli buatan lokal milik PT
Pindad," sambungnya seraya tersenyum.
Pada April lalu, Serda Dasep berangkat dengan 14 rekannya
untuk mengikuti AASAM. Ia masuk ke di dalam kategori tembak reaksi dengan
senjata senapan dengan 8 bagian TNI lainnya.
"Selain senapan, tersedia dua kawan yang ikut di
kategori Sniper dan empat lainnya di pistol. Di semua kategori hampir semua
medali kami borong, namun kan enggak sedap serupa negara lainnya," ujar
Serda Dasep 1/2 bercanda.
Setiap AASAM digelar, Indonesia selalu langganan berada di
posisi teratas. Tak aneh bagi Dasep disaat tentara negara lain sering
berpikiran tersedia kecurangan dengan senjata yang digunakan prajurit TNI.
"Wajar mereka heran, mereka berpikiran terkecuali
negara mereka lebih maju begitu terhitung dengan persenjataannya. Masa dapat
kalah dengan senjata yang dibawa prajurit TNI buatan lokal pula, malahan mereka
tersedia yang bilang Indonesia menggunakan Magic," tandas Serda Dasep
sambil tertawa.